SHINee lagi
SECRET ADMIRER [FANFIC]
artist: SHINee
genre: ??
rating: PG
ini cuma coretan iseng yul ajah setelah puas nonton hello baby dipinjemin dari temen.
Mengapa dia harus tahu aku? Bodoh,bodoh,bodoh.....aku harus bagaimana jika aku bertemu dengannya besok? apa aku pura-pura tidak tahu saja? Argh,,,,sungguh pikiran yang bodoh. Baiklah,,,harapanku yang terakhir hanyalah,,semoga saja dia lupa kejadian itu.
Taemin menutup buku hariannya. Dia menghela nafas lalu membaringkan tubuhnya di atas tempat tidurnya yang empuk. Entah tadi hari sialnya atau memang dia kurang beruntung. Namun sejak hari ini dia mungkin akan memutuskan untuk berangkat sekolah bukan sebagai Lee Taemin lagi.
Flashback.
Pagi-pagi sekali taemin berlari menuju deretan loker yang berjajar di samping koridor. Dia berdiri di depan sebuah loker yang ternyata bukan miliknya. Matanya menelusur keseluruh sudut daerah itu, belum ada siapa-siapa karena memang taemin sengaja supaya aksinya tidak diketahui orang lain. Perlahan dia membuka loker tersebut yang entah darimana dia mempunyai kunci duplikatnya. Setelah sukses terbuka, dia lalu meletakkan sesuatu. Barang yang terbungkus kotak bekal berwarna merah muda. Itu pasti makanan. Taemin kemudian menutup pintu loker itu dengan hati-hati tanpa meninggalkan jejak.
“fuuh..” dia menarik nafas lega.
“yo,,,,lee taemin?” tiba-tiba ada seseorang yang memanggil taemin dari arah koridor. Ternyata ada saksi yang menyaksikan aksinya. Taemin segera menoleh.
“jonghyun hyung?” taemin segera menarik jonghyun menuju dinding dibalik loker.
“apa yang sedang kau lakukan?” jonghyun mengerutkan alisnya melihat tingkah laku dongsaeng nya yang mencurigakan itu.
“tidak ada apa-apa,,,,hyung! Anggap saja kau tak melihat apa pun!”
“mana bisa? Itu kan berita besar! Apa kau menyimpan sebuah rahasia?” (tipe orang yang selalu ingin tahu)
“sudahlah,,,nanti aku traktir!” taemin mengedipkan matanya. Jonghyun terdiam sejenak.
“hm,,,,,,,,,,,,,,,,,okeh,,,deal!” jonghyun lalu menjabat tangan taemin dan beranjak pergi.
“dasar!!” taemin menggerutu karena akhirnya dia harus mengeluarkan sebagian uang jajannya untuk memberi makan si bling-bling itu. Dan itu artinya adalah, hari ini dia tidak mungkin membeli ice cream super jumbo kesukaannya.
Cklek,,,,
Sebuah suara mencurigakan datang dari loker yang ada di sebrang dinding tempat dimana taemin berada.
“dia sudah datang!” taemin bergumam pelan. Dia lalu mulai memata-matai loker itu. Tepat seperti dugaannya, sang pemilik telah sampai dan membuka lokernya miliknya. Namun hari ini dia tidak sendiri. Entah siapa yang bersamanya sekarang, tapi taemin yakin bahwa dia adalah teman baik si pemilik loker.
“wah,,,apa ini? Sepertinya setiap hari ada yang selalu memberikanmu hadiah! Kali ini isinya apa ya?” siswa itu mengambil hadiah taemin lalu menunjukkannya kepada sang pemilik loker.
“entahlah,,,coba lihat saja!” si pemilik loker menjawab singkat.
“kau saja!! Ini milikmu kan?!”
“iya,,iya,,,ayo sini serahkan padaku!”
Siswa itu mengangguk. Jantung taemin tiba-tiba berdegup kencang. Sekali lagi, sang pemilik loker membuka hadiah darinya. Entah sudah berapa puluh hadiah yang taemin berikan kepadanya. Tanpa dia tahu bahwa yang menjadi pengirim hadiah itu adalah lee taemin.
Siswa itu melangkah sedikit mencoba meraih tangan sang pemilik loker untuk menyerahkan hadiah taemin. Namun sayangnya, kakinya tersandung pintu loker yang terbuka dan menyebabkan dia terjatuh. Taemin terkejut. Dia memikirkan nasib hadiahnya yang sangat spesial kali ini. Hadiah itu terlempar begitu saja ke atas. Melayang bebas di udara. Dengan spontan, taemin langsung berlari dan mencoba menangkap hadiahnya itu.
Bruk.....
Dia berhasil menangkapnya. Tapi sayangnya dia juga terjatuh tepat di hadapan orang yang dia kagumi, sang pemilik loker.
“,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,”
“aaa,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,” mulut taemin menganga. Apakah aksinya tadi terlalu berlebihan?
“kau,,,,,,,,,,” sang pemilik loker beserta temannya pun tak kalah terkejut.
“ah,,,,,em,,,,,,uhk,,,,,ng,,,,,,,,,,,” taemin mencoba untuk mengatakan sesuatu namun ternyata sulit.
“akh,,,terima kasih ya! Kau tidak apa-apa kan?” sang pemilik loker mengulurkan tangannya dan membantu taemin berdiri.
“i,,,iya,,,,aku tidak apa-apa!” taemin menjadi gugup.
“oh iya,,ini! Semoga ayam gorengnya tidak apa-apa! Aku permisi dulu ya!” taemin langsung berjalan menjauh.
“ayam goreng?” siswa itu menoleh kearah sang pemilik loker. Si pemilik loker pun segera membuka kotak bekal itu dan ternyata,,,,,tepat sekali bahwa isinya adalah ayam goreng.
“key,,,,,menurutmu,,,bagaimana dia tahu bahwa isinya adalah ayam goreng sedangkan aku belum membukanya sama sekali”
“jangan-jangan,,,,,,dia adalah pelakunya!” key menebak-nebak.
“sudahlah,,yang penting ayam goreng ini untukku! Lebih baik aku makan saja!”
“onew hyung!”
Flashback end.
“arghhh,,,,,,,” taemin menggeleng-gelengkan kepalanya. Dia benar-benar merasa bahwa dia sangat bodoh saat itu. Onew yang sangat dia kagumi sejak masuk ke sekolah SM high school itu sekarang telah mengetahui identitas sang pengagum rahasianya. Apalagi dengan rentetan kejadian memalukan yang menciutkan nyali taemin saat ini.
“andai ada doraemon....... “ (??)
“aku akan memintanya untuk membawaku ke jam 7 pagi tadi dengan mesin waktu dan aku akan perbaiki semuanya!!!” taemin mulai memejamkan matanya dan mencoba melupakan semua kejadian itu.
“aku pulang,,,,,,,,,,,” terdengar suara seseorang membuka pintu kamar taemin. Taemin langsung terbangun.
“doraemon?”
“bukan! Aku bukan doraemon!” orang itu lalu menjitak kepala taemin.
“akh,,,,minho hyung! Kau sudah pulang.....” taemin kembali cemberut.
“iya,,tadi aku hanya latihan sepak bola saja!” minho duduk disamping taemin dan mendapati adiknya itu sedang mengalami dilema (??)
“kau kenapa?”
“,,,,,,,,,”
“hei,,,,,,cerita saja padaku!” minho mengguncang-guncang taemin dengan kekuatan 6 skala richter. (??)
“tidak mau!” taemin memanyunkan bibirnya.
“cepat cerita!” minho membentak taemin lalu meniup peluit yang tadi dia pakai saat latihan sepak bola.
“iya,,,iya,,,,iya,,” taemin mengibarkan selimut putihnya tanda menyerah.
“nah,,,ayo bilang!”
“jadi,,begini hyung! Aku,,,,,,ingin makan ice cream super jumbo dari kantin sekolah yang sangat enak itu......”
BLETAK....
Peluit minho mendarat tepat diatas kepala taemin. Taemin hanya tersenyum kecil. Dia tidak mungkin bilang pada kakaknya bahwa dia mengagumi onew karena mereka adalah teman sekelas. Dan minho tahu persis bagaimana sikap onew yang kadang-kadang seperti orang bodoh. Minho pasti tidak menyetujui orang seperti itu dekat dengan adiknya. Sungguh pilihan yang sulit.
“sudahlah hyung! Aku benar-benar tidak ingin cerita!”
“kenapa?” minho masih penasaran.
“nanti kalau aku cerita,,,,maka akhir dari fanfic ini sudah jelas ketahuan! Kan kasihan authornya!” (??) taemin kembali tersenyum.
“hm,,,baiklah! Kalau demi author sih aku bisa maafkan! Yasudah,,,aku mandi dulu!” minho mengusap-usap rambut taemin lalu beranjak keluar kamar.
“fuuh,,,bagaimana nasibku besok??????”
fanfic macam apa itu??????? nah ,,,karena terlalu gaje,,,yul juga gak tau mau lanjutin ceritanya atau nggak!! jangan lupa buat yang baca kasih komen satu kata aja juga gapapa kok!!!!
LUCIFER [FANFIC]
yang berkunjung, baca dulu ya!!!!
Jonghyun melangkah pasti di sekolah barunya. Sekolah yang lebih luas dan nyaman. Dia dipilih oleh sekolah ini karena dia berprestasi baik di bidang jurnalistik. Sekolahnya yang dulu memang lebih kecil, dan dia sangat senang ketika sekolah ini menjanjikan beasiswa untuknya. Apalagi yang paling menyenangkan adalah sekolah ini mempunyain kapel. Tempat yang paling nyaman untuk tidur menurut jonghyun. Kapel adalah tempat yang ingin jonghyun kunjungi pertama kali disini. Namun dia kebingungan karena belum tahu dimana tepatnya bangunan itu berada. Tiba-tiba matanya menemukan seorang siswa manis bertubuh ramping. Akhirnya jonghyun memilih untuk bertanya kepada anak itu.
“akh,,maaf,,,aku,,,”
“kau jonghyun kan? Siswa baru itu ya?” siswa itu memotong pembicaraan jonghyun. Jonghyun sedikit terkejut karena dia bisa mengetahui tentang dirinya.
“ya,,,,kau tahu aku?” jonghyun mencoba mengobati rasa penasarannya.
“tentu saja,,,,aku taemin! Ketua osis disini!” anak itu mengulurkan tangannya pada jonghyun.
“oh,,,,aku jonghyun!” jonghyun membalas uluran tangan taemin.
“selamat datang di sekolah kami, st.lucifer” taemin merentangkan tangannya sambil tersenyum.
“iya,,terima kasih! Oya,,,aku mau tanya,,,kau tahu dimana,,”
“kapel?” lagi-lagi taemin memotong pembicaraan jonghyun. Dan anehnya kali ini dia tahu apa yang akan jonghyun tanyakan.
“iya,,, “ jonghyun mengangguk meskipun hatinya sedikit bingung.
“mari,,,,akan ku antarkan kau kesana!” taemin menarik jonghyun menuju jalan yang dikelilingi banyak pohon maple yang berguguran daunnya.
“kapel sekolah ini memang paling terkenal di antara sekolah-sekolah lain!” taemin menatap jonghyun.
“wah,,,,terkenal ya?” jonghyun tersenyum kecil.
“iya,,,karena tempat itu merupakan tempat tinggal seorang iblis!” taemin menajamkan pandangannya pada jonghyun.
“i,,,iblis?” jonghyun terkejut dan tak percaya dengan apa yang di bicarakan oleh taemin.
“iya,,kau pernah dengar kan iblis terjahat yang bernama LUCIFER?” taemin sedikit berbisik kearah jonghyun. Mencoba menyembunyikan suaranya supaya tidak terdengar oleh orang lain.
“ya,,,aku tahu itu,,,,,tapi kurasa itu hanya dongeng orang tua zaman dulu!” jonghyun tersenyum karena dia menganggap bahwa taemin hanya bercanda dengannya.
“sssstttt,,,,jangan katakan kalau kau tak percaya dengan iblis itu disini!” taemin memarahi jonghyun meskipun dia berbisik.
“kenapa?” jonghyun semakin bingung dengan apa yang dibicarakan oleh taemin.
“kau lihat 2 orang itu?” taemin menunjuk kearah pohon maple yang paling besar di ujung jalan. Disana sedang berdiri 2 orang siswa yang seragamnya sedikit berbeda dari siswa lain yang berada di sekolah itu. Pakaian mereka berwarna hitam dan tatapan mereka sangat tajam.
“itu key dan minho! Mereka dulu pernah berkata bahwa mereka tidak percaya pada LUCIFER,,,,dan suatu hari mereka ditangkap oleh LUCIFER di kapel sekolah ini,,,,,lalu mereka ditawari 2 pilihan!”
“2 pilihan? Apa itu?” jonghyun jadi penasaran.
“mati,,,,,atau,,,menjadi budak LUCIFER!!!” taemin menunjukkan wajah takutnya.
“bu,,,budak?” jonghyun terbata-bata.
“ya,,,,dan mereka memilih pilihan yang kedua!”
“lalu,,apa yang terjadi kepada mereka?”
“lihat saja,,,,mereka menjadi penjaga kapel itu dan sebagai penyambut tamu baru,,,,”
Jonghyun tak berkata apa-apa lagi. Akhirnya mereka berdua melewati key dan minho. Jonghyun perlahan mencoba untuk melihat mereka lebih dekat. Namun ternyata key dan minho terus menatapnya dengan tajam. Tatapan mereka membuat jantung jonghyun menciut. Entah kenapa aura di sekitar mereka terasa sangat gelap dan menyeramkan.
“kita sampai,,,” taemin menepuknpundak jonghyun dan membuyarkan lamunannya.
“ini dia kapel kita,,,” taemin menunjuk ke sebuah bangunan tua yang sangat megah. Jonghyun sangat terpukau melihatnya.
“kau mau coba masuk kedalam?” taemin menaikkan alisnya.
“baiklah,,,” jonghyun tersenyum. Mereka berdua pun masuk kedalam. Di dalam bangunan itu terdapat barisan kursi yang rapi. Meskipun terlihat sangat tua namun terasa nyaman. Tiba-tiba jonghyun terdiam. Taemin merasa sedikit bingung.
“ada apa jonghyun?” taemin menghampiri jonghyun dengan wajah penasaran.
“aku ingin bertanya,,,” jonghyun berkata sedikit ragu.
“ya?”
“apakah semua murid disini percaya adanya LUCIFER?” jonghyun menatap taemin perlahan.
“tentu saja,,,karena hanya mereka yang percaya yang bisa bersekolah disini!”
“lalu bagaimana denganmu?” jonghyun terus menatap taemin.
“hah?” taemin mengerutkan alisnya.
“kau sendiri apakah percaya bahwa LUCIFER itu ada?”
Taemin terkejut dengan pertanyaan jonghyun,tapi kemudian dia tersenyum.
“tentu saja,,,,,aku percaya bahwa dia ada!”
“lalu kenapa sekolah ini memilih aku? Aku bahkan tak mau tahu tentang siapa itu LUCIFER!” jonghyun mengeraskan volume suaranya. Taemin terdiam.
“lalu,,,,,lalu mengapa kau tahu secara detail tentang apa yang di alami oleh key dan minho?” jonghyun menyudutkan taemin. Taemin menundukkan kepalanya.
“haha,,,” taemin tertawa pelan, namun tawanya itu semakin lama semakin keras dan menggema di seluruh kapel.
“hahahahaha,,,,kau cukup pintar ya jonghyun! Tak salah aku memilihmu masuk ke sekolahku!” taemin berjalan mundur sambil terus tertawa. Akhirnya punggungnya menyentuh dinding depan ruangan kapel itu. Tiba-tiba dari punggungnya muncul sepasang sayap hitam yang besar. Suasana di sekitarnya menjadi gelap. Jonghyun terkejut dan terjatuh berlutut begitu saja di lantai. Matanya terbelalak. Seluruh tubuhnya menjadi terasa dingin. Angin berhembus begitu kencang kearah jonghyun saat taemin mengibaskan sayapnya.
“akulah,,,,,,,,,LUCIFER!” taemin menunjukkan senyum manisnya. Meskipun senyum itu kini membuat jantung jonghyun berdetak sangat cepat. Jonghyun tidak dapat berkata apa-apa. Mulutnya terkunci. Kakinya melemah, dia tidak dapat bangun apalagi berlari.
“aku beri kau 2 pilihan! Mati,,,,,,atau menjadi budakku?” lagi-lagi suara taemin menggelegar di seluruh ruangan. Begitu memekakan telinga dan membuat nyali menciut.
“acungkan tanganmu sesuai dengan pilihan yang kamu pilih,,,”
Jonghyun perlahan mulai berpikir meskipun seluruh anggota badannya mati rasa. Dengan susah payah dia mulai mengacungkan tangannya dengan 2 jari berdiri.
“pilihan kedua ya,,,,,baikalah,,,,,,”
==
Onew berjalan perlahan di halaman sekolah yang luas. Dia tersenyum sambil menggenggam sebuah surat. Surat perekrutan dirinya menjadi salah satu murid unggulan di sekolah barunya st.lucifer. dalam surat itu diterangkan bahwa peresmian murid baru di laksanakan di kapel sekolah. Namun sayangnya dia tidak tahu dimana kapel tersebut. Dia mulai mencari seseorang yang dapat dia tanyai. Tiba-tiba di hadapannya lewat seseorang yang mengenakan jersey.
“akh,,,maaf! Anda tahu dimana kapel sekolah ini?” onew menghampiri orang yang wajahnya manis itu.
“jangan-jangan kau onew ya? Siswa baru itu kan?” orang itu tersenyum.
“benar,,,anda tahu saya?” onew sedikit bingung.
“tentu saja,,,,aku guru olahraga disini! Kemarin guru-guru mengadakan rapat dan membicarakan tentangmu!” orang itu kembali tersenyum.
“oh,,,iya,,,salam kenal! Saya onew!” onew mengulurkan tangannya.
“aku taemin!”
===
maaf deh kalo gaje! XD
SHINee
1. onew si leader. kalo diliat dari luar sih dia mukanya baby face. tapi ternyata dia adalah hyung dari personel yang laen. trus kadang-kadang dia wibawa, tapi ternyata ada aja kelakuannya yang bikin ketawa. padahal harusnya dia jadi contoh buat junior-juniornya.
2. taemin si good looking. diliat dari sebutannya itu mukanya emang imut banget. apalagi dengan umurnya yang cuma 2 tahun lebih tua dari yul. tapi kalo kalian liat di tiap mv nya shinee, dia tuh paling lincah trus paling lentur badannya. coba liat karakter aslinya, poloooossss banget. pemalu juga,,,imut-imut gitu.
3. key. dia itu keliatannya cool. keren deh dari yang lain. tapi karakter aslinya, dia itu seneng bercanda. trus sikapnya kayak anak kecil. kadang-kadang polosnya juga keliatan.
4. minho. dia itu yang paling tinggi diantara yang lain. sebagai rapper dia keliatannya cool juga. tapi aslinya dia lucu, walopun pemalu. kalo dia malu dia selalu leletin lidahnya. trus ternyata dia juga punya kemampuan seorang atlit. dia bagus di setiap olahraga. yang yul suka itu waktu dia pasangan sama nickhun di idol army 2pm vs shinee.
5. jonghyun. dia itu suaranya bikin merinding. enak banget. aslinya juga gak kalah gokilnya dari yang lain. paling cerewet trus terlalu percaya diri. itu yang bikin dia lucu.
nah,,itu semua yang bikin yul tertarik sama SHINee. lagu mereka juga enak-enak koq

falling in love. again?
yul juga mau berbagi beberapa penyakit falling in love yul nih!
mungkin yul orangnya emank suka fanatik sama artis-artis cowok dari korea atau jepun....dan mungkin juga suatu kelebihan yang yul punya yaitu bisa melihat kemiripan seseorang sekecil apapun. so,,,banyak artis yang yul temuin copyannya di sekolah yul. dan selalu setelah itu,,yul falling in love with the duplicat.
masih bimbang juga sih,,,yang seperti itu tuh yang namanya falling in love bukan?? trus, yang kayak gimana sih,,yang namanya falling in love itu???
MULAI DARI AWAL
saat itu karena yul adalah salah satu murid jurusan teknologi informatika, so i think why not for me to follow this activity! tadinya blog ini hanya yul gunakan untuk tugas sekolah, tapi kalau dipikir-pikir lagi,,,sayang banget kalau gak dipake! nah,,darisana yul punya niat untuk ngembangin blog ini! yah meskipun yul tahu bahwa kemampuan berbahasa dan berkomunikasi yang yul punya masih dalam tahap pembelajaran!
jadi,,, mudah-mudahan blog ini bisa jadi sarana kreatif dan inovatif buat yul!!!!!
GANBARIMASU!